Kisah Peneliti Muda Akar Bajakah

Indonesia familiar dengan berbagai pengobatan tradisional yang masih dipegang hingga kini. Mulai dari bermacam-macam metode pengobatan semacam urut atau bahkan kerokan, ramuan hingga bahan herbal yang diaplikasikan dalam menyembuhkan penyakit atau cuma sekedar menyegarkan badan. Namun ini juga disupport dengan melimpahnya bahan bahan alami di sekitar kita yang sudah lama diandalkan mempunyai manfaat besar bagi kesehatan. Salah satunya yaitu akar bajakah. Akar bajakah sendiri sudah lama diandalkan oleh masyarakat, terlebih masyarakat Dayak, sungguh-sungguh ampuh dalam mengobati kanker. Malahan banyak yang mulai membuka usaha jual akar bajakah sebab permintaannya yang banyak. Tapi, seluruh kepercayaan berkaitan pengobatan tradisional haruslah tetap diuji kebenarannya via jalan sains dan hal ini dilaksanakan oleh sekumpulan peneliti muda.

Pada bulan Agustus 2019, tiga nama pemuda mencuat di kalangan awam. Yakni Aysa Aurealya Maharani, Anggina Rafitri, dan Yazid Rafli Akbar, siswa dari SMA N 2 Palangkaraya. Mereka yaitu sekelompok pemuda yang meneliti berhubungan khasiat dari akar bajakah sebagai obat penyembuh kanker payudara. Hasil penelitian ini lalu diikutkan ke dalam laga temuan International World Invention Creativity yang diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan pada Juli 2019. Temuan mereka mengantarkan mereka meraih Gold Medals di arena bergengsi hal yang demikian. Kesudahannya, mereka kapabel mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional dalam bidang sains dan riset. Hasil yang mereka raih juga menerima respon yang positif dari dalam negeri, mulai dari Presiden Joko Widodo hingga Menteri Kesehatan, Nila Moeloek.


Penelitian ini bermula dari nenek salah satu peneliti, Yazid, yang mengidap penyakit kanker. Nenek Yazid sendiri tergolong rajin meminum air rebusan dari akar bajakah. Hasilnya bahkan positif, nenek Yazid bisa sembuh dari penyakit kanker. Dari situlah inspirasi penelitiannya muncul. Penelitian ini dilaksanakan dengan tikus yang diciptakan tumor sebagai bahan percobaan. Selanjutnya tikus tersebut diberikan air rebusan akar bajakah. Dari penelitian hal yang demikian didapat hasil bahwa tumor pada tikus tersebut mengecil.

Akar tanaman bajakah selama ini memang diandalkan cakap menyembuhkan penyakit kanker. Banyak pihak yang jual akar bajakah sebab khasiatnya terhadap kanker dan tumor. Dari penelitian ini hasilnya diketahui bahwa akar dari tanaman bajakah mengandung sebagian zat seperti alkaloid, saponin, terpenoid, steroid, tanin, flavonoid dan masih banyak lagi. Zat-sat ini kapabel menghambat radikal bebas. Melainkan inilah yang diyakini kapabel menghalangi pertumbuhan sel kanker dan juga tumor. Namun, penelitian ini masih mesti dipelajari lebih lanjut lagi.

Penelitian ini memang masih dapat berkembang lebih baik lagi. Banyak pihak yang mau supaya penelitian berkaitan akar bajakah bisa dikembangkan dengan lebih baik lagi. Kalau, apa yang dijalankan oleh para peneliti muda hal yang demikian yakni sebuah langkah permulaan bagi penyembuhan kanker di Indonesia. Dengan adanya penelitian hal yang demikian, maka khasiat dari akar bajakah bisa diandalkan. Karena memang Anda ingin membeli dan mencobanya, jangan cemas. ketika ini telah banyak yang jual akar bajakah sehingga Anda tidak perlu repot-repot mencarinya lagi.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started